SEBUAH NAMA. SEBUAH CERITA. HIJAU HITAM.

Standar

Melihat dan bertemu untuk kesekian kalinya dengan orang-orang tercinta, tak pernah menyangka bahwa waktu yang kita lalui ini akan cepat berlalu, masa ke masa bukanlah sebuah cerita biasa namun ini merupakan kisah cinta yang paling luar biasa. Sebuah cerita cinta seorang manusia biasa yang menyatakan perasaannya pada sebuah himpunan yang membawanya pada perubahan. Tak hanya sikap namun segi wawasan pun kini lebih terasah dengan baik karena intensnya ia bertemu.

Hari itu ia menatap layar yang menampilkan orang-orang terhebat dalam sejarah. Dalam batinnya ia bertanya akankah dirinya bisa seperti itu? Akankah 5 tahun ke depan ia masih dikenang? Atau jangan-jangan ketika ia tiada maka tak orang yang mencari ,seperti ia ada namun kehadirannya tidak menggenapi dan ia tiada pun kepergiannya tidaklah mengganjili.

Kali ini ia merasa bagai menghitung mundur detik demi detik…Cinta yang telah lama ia bangun mulai bergejolak mempertanyakan kebenaran cintanya. Sejauhmana ia mau berkorban demi yang dicintainya. Bayangkan ketika muda mudi dimabuk asmara maka ia dengan rela mati demi tetap dapat bersama yang ia cintai, lalu bagaimanakah dengan cintamu terhadap himpunan ini??

Kadang rasanya terlalu gila bila yang dipikirkan hanya kamu dan kamu…himpunan dan himpunan…namun siapa yang bisa mengendalikan sebuah rasa yang tertinggal di dalam lubuk hati. Berlebihan memang, layaknya buku roman picisan yang berisi buaian dan belaian.

Jika dipikir apa yang sebenarnya kita cari??? Jabatan apalagi harta tidak akan kau dapatkan disini. Namun ada hal-hal yang ajaib, yang menjadikan seorang manusia kecil bisa begitu mencintai dan rela berkorban….yaitu sebuah ikatan persaudaraan yang terjalin erat antara satu dengan yang lain. Konflik pun bisa menjadi penguat, malah jika tidak pernah terjadi cek cok maka sungguh dipertanyakan ikatan itu.

Beberapa bulan terakhir senyum belumlah berarti senyum, tawa belum berarti bahagia. Banyak hal yang telah terjadi sehingga mengajarkan pada dirinya tidak semua yang terlihat adalah yang dapat kita lihat, tidak semua yang kita dengar adalah yang kita dengar. Hanya jiwa yang peka yang mampu menganalisis kehidupan di sekitarnya.

Hari itu dimana kita sedang merencanakan sebuah cerita baru yang pada nantinya akan menjadi sebuah akhir dan sebuah awal bagi yang lainnya. Tapi, sesuatu terjadi…hatinya miris ketika ia melihat masih adanya ketidakpahaman dari sebuah kepolosan para tunas-tunas muda. Rasanya panas dan dingin tak terkira. Tawa dan tangis datang di saat yang bersamaan. Dia sudah tak mau lagi berpikir untuk mencari siapa yang salah, namun sekarang saatnya untuk bangkit, berbicara, dan bertindak.

Sekarang dia tak butuh lagi janji dari mereka yang dulunya berkata ”satu”, tapi yang ia ingin dengar adalah ”bukti”. Jangan pernah berkata kau sudah berkorban jika kau belum pernah tersayat luka. Jangan sampai cintamu itu menjadi sia-sia…

Ini adalah sebuah nama. Sebuah cerita. Hijau Hitam.

About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s