BEGITU BERHARGANYA HIDUP INI..

Standar

Bisakah engkau bayangkan ketika salah satu panca inderamu tak berfungsi dengan baik? Itu pula adalah hal yang tak pernah terpikirkan olehku. Ketika aku mengalami sebuah kecelakaan yang akhirnya mengakibatkan sistem kerja rahangku tak berfungsi dengan baik dan berimbas pada kemampuan motorikku untuk berbicara.

Hampir setahun yang lalu hal itu terjadi dan itu merupakan hal yang kuharap adalah mimpi buruk dan secepatnya aku ingin bangun dari tidur ini. Mendengar kata operasi saja aku sudah ngeri apalagi harus menjalaninya. Aku pun hanya digiring ke sebuah kamar operasi yang di dalamnya sudah menanti tiga orang dokter. Salah satunya mendekatiku dan bertanya padaku tentang pekerjaanku. Ia bertanya seolah aku masuk bukan untuk dioperasi tapi hanya untuk diajak ngobrol, namun tiba-tiba semua hilang begitu saja dan satu hal yang masih melekat di otakku adalah pertanyaan terakhir dari dokter itu tentang alamatku.

Hari berganti hari aku pun diperbolehkan pulang, walau dengan oleh-oleh kenyataan bahwa aku tak bisa berbicara selama 3 minggu. Kecewa, marah, dan sedih semuanya bercampur jadi satu, tapi kembali ke lingkungan rumah adalah sebuah anugrah bagiku. Akhirnya kulewati hari tanpa bicara dan tanpa kawan. Aku memang tak pernah suka apabila ada kawan yang menjenguk dan melihatku tak berdaya, maka dari itu aku pun lebih senang menulis ataupun membaca bila sedang tak sehat.

Ketika malam tahun baru tiba, kudengar bunyi petasan sana sini dan terompet memecahkan suasana sunyi. Baru aku tahu rasanya sunyi di tengah keramaian tanpa tawa dan kawan. Tak terasa tangis pun meledak walau tanpa suara. Aku pun mengisi hari-hariku dengan menulis. Tak terduga beberapa cerita telah tertulis rapi di buku dan menunggu untuk diterbitkan.

Akhirnya 3 minggu terlewati dan tinggal seminggu lagi untuk mengembalikan sistem kerja rahang yang sempat soak. Setiap  hari kembali melakukan senam wajah karena sudah lama tak bergerak. Bahkan untuk tersenyum pun sulit.

Kini setelah semuanya terlewati aku pun memahami arti sebuah kehidupan. Begitu bermaknanya hidup ini, rasanya tak ingin menghabiskan waktu dengan sia-sia.

Kala tubuh ini masih sehat dan kita tidak melakukan apa-apa.

Kawan memanggil kita pun berpura tak mendengar.

Orang tua bertanya bahkan kita enggan menjawab.

Tangan kaki tak digunakan untuk melangkah ke hal yang baik.

Jika semua panca indera kita tak mampu berfungsi dengan sebagaimana mestinya, apakah hati kita juga ikut mati? Tidak! Maka asahlah hati itu setiap hari dengan dzikir-dzikir cinta. Agar kau tak hanya melihat dengan panca indera, tapi juga dengan hatimu.

Iklan

About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s