KANDA, JANGAN KAU PANGGIL AKU DINDA…

Standar

Panggilan Dinda rasanya luar biasa, ketika aku baru saja menyelesaikan latihan kader I di komisariat..belum lagi ada apabila ada abang2 yang memanggilku dengan sebutan Dinda…rasanya melayang entah kemana…

Namun, perubahan ini tentunya akan membawa hal yang harus kuingat selalu…seperti seorang Spiderman, yang selalu diingatkan oleh Pamannya untuk tetap rendah hati karena di mana ada kekuatan besar sudah pasti memiliki tanggung jawab yg besar pula..

Kanda, janganlah kau panggil aku Dinda…apabila aku masih sering terlihat meninggalkan ibadahku, apabila aku acuh terhadap permasalahan di sekitar, apabila aku sering berkata-kata yang tidak sepantasnya dikatakan oleh seorang kader, jika aku tidak mengaplikasikan teori2 yang selalu kukatakan di setiap kajian, jika aku berapi2 dalam debat Ketuhanan, namun melihat ketidakbenaran di depan mata aku acuhkan…

Kanda, Tahukah kau begitu banyak alasan yang bisa saja membuatku jauh dari himpunan ini. Terkadang aku lelah jika kudengar kalian memintaku datang disaat kalian membutuhkan tumpangan. Terkadang aku jenuh mendengarkan kata2 bahwa kau capek dan cepat menyerah. Bisa saja aku pergi dan apabila kau mencoba menghubungi maka akan kumatikan saja hp ini, agar tak ada lagi agenda2 yang padat. Bisa saja kan? Tapi, aku pun tak mau menyerah dengan mudahnya, karena aku tahu kita sama2 sedang melakukan sebuah perjalanan, perjalanan yang akan membuatku lebih luas memandang cakrawala ini. Aku tak mau menjadi seorang mahasiswa yang hanya datang duduk diam dan pulang. Aku ingin melihat kita semua menjadi orang2 yang senantiasa aktif sehingga tak ada waktu untuk bermalas2an.

Memang berat jika kita timbang2 akan keadaan ini…namun tak perlulah kita mencoba mencari2 apa yg sudah aku dapatkan di himpunan ini, tapi apa yang sudah aku lakukan untuk himpunan ini, itulah yang lebih penting!

Kanda, jangan kau ragu untuk menegurku apabila kau melihatku lepas dari haluan. Kita adalah agent of change, maka pergunakanlah hak itu untuk membangun himpunan yang sehat.

Kita adalah Kader yang akan selalu mewarnai disetiap perjalanan himpunan ini.YAKUSA!

NB: ada yg mau nulis versi Kohawan nya ga???



About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s