FILOSOFI KOPI

Standar

Bicara soal kopi, itu tergantung dengan selera. Ada yang suka, ada juga yang tidak. Apakah itu kopi hitam asli, cappucino, coffeemix, dan kopi susu. Sesuai selera anda saja.

Saat ini di kota tercinta saya, Samarinda ada begitu banyak kafe kopi di setiap sudut jalan. Berbagai macam nama yang menarik mereka coba tawarkan bagi semua pengunjung. Saya pun sempat tertarik untuk menyicipi kopi racikan mereka karena saya juga termasuk salah satu orang pecandu kopi.

Memasuki kawasan kafe yang begitu gemerlap dan indah, saya pun langsung mencari tempat duduk yang memiliki pemandangan yang indah. Kujentikkan jari agar sang waiter datang dan ia pun memperlihatkan buku menu mereka. Lalu aku pun memilih salah satu nama kopi terunik yang pernah kubaca karena ada nama unsur kimia dan bahasa Prancisnya di sana. Menunggu memang hal yang paling membosankan, tapi begitulah peraturannya jika berada di kafe sensasional ini. Untungnya disediakan wi-fi untuk para pengunjung, jadi kunyalakan laptop dan mulai berselancar di dunia maya. Tanpa terasa hampir 1 jam dan sang waiter datang membawakanku secangkir kopi blesteran indo-prancis. Cangkir putih kecil namun memang sangat berkelas. Kuseruput pelan-pelan, dan ternyata….Ohhhhhh…..Rasanya!!!! Rasanya tak beda dengan kopi buatan emak di rumah!!! Cuma menang gaya doang…

Kuperhatikan para pengunjung yang ada dan kulihat ternyata masing-masing dari mereka hanya menikmati sajian menu yang paling murah yaitu ice tea dan fried potato (hahahaha) selebihnya mereka hanya asyik internet-an atau sekedar kongkow-kongkowan saja.

Jadi timbul pertanyaan: Sebenarnya yang dicari para pengunjung ini adalah racikan kopinya atau mereka hanya sekedar membeli suasana kafenya saja?

Terlalu tinggi memang gengsi anak-anak kota tercinta ini, kalau ada hal yang baru dan terlihat sangat berkelas, pasti jadi incaran anak-anak gaul. Hahaha.

Jadi inget sama cerita dari seorang kawan dekat…Fi, ayo kita kongkow-kongkowan…dimana? Di kafe tuh….Kok ga di rumah si Mira aza? Hari gini kongkow di rumah? Ga zaman ah….!!!!

CApe deh!

NB: Judulnya terinspirasi dari buku karya Dee “Filosofi Kopi”

Iklan

About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s