“DEMI MASSA”

Standar

Kuawali hariku dengan rasa kesal terhadap beberapa orang. Kupikir hal itu dapat kumenej dengan baik, ternyata kekesalan itu telah menggerogoti sistem imunku. Badanku lemah lunglai seolah tak makan seharian. Senyum kupaksa mengambang ketika ada yang menanyakan kondisiku hari ini karena baru hari ini mereka melihat dalam keadaan yang tak 100%.

Letak permasalahan yang seharian menyita pikiranku adalah:

“BEGITU SULITKAH UNTUK MENJADI ORANG YANG MENGHARGAI WAKTU DAN BERSIKAP PROFESIONAL ATAS PEKERJAANYA?”

Jika seorang murid yang datang terlambat ke sekolah yang seharusnya 7.15 sudah harus di kelas, maka gurunya pun akan memberikan hukuman atas keterlambatannya tersebut. Itu adalah konteks anak sekolahan. lalu bagaimana dengan orang yang sudah dewasa? Sulitkah itu?

“Demi Massa, Sesungguhnya manusia dalam kerugian…..”

About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s