Tulisanku yang ke 160 “Think out of the Box”

Standar

Ada sebuah cerita tentang seorang pria yang sedang dikuasai rasa takut saat malam tiba, sehingga saat ia hendak tidur ia selalu khawatir apabila terdapat seseorang di bawah kolong ranjangnya dan jika ia tidur di bawah maka ia berpikir bahwa ada seseorang yang sedang tidur di atas ranjangnya.

Hari demi hari ia lalui dengan kekhawatiran hingga akhirnya ia pun memutuskan untuk menemui psikiater agar ia dapat tidur nyenyak di malam hari. Ia menemui seorang psikiater terkenal dan ia membuat janji untuk konsultasi. Untuk sekali konsultasi ia harus merogoh koceknya sebesar Rp. 450.000 dan semakin lama semakin berat terasa, namun rasa paranoidnya masih jua bercokol di pikirannya. Karena ia merasa berat untuk melanjutkan sesi konsultasi itu maka ia pun berhenti untuk menemui sang psikiater.

Suatu hari psikiater bertemu dengan pria tadi dengan keadaan sehat wal afiat dan begitu segar bugar, lalu sang psiakiater bertanya bagaimana caranya ia dapat sembuh dan ke dokter mana ia konsultasi. Dengan entengnya sang pria menjawab,

“Saya disembuhkan oleh tukang cukur saya dan biayanya hanya Rp.5000.”

Terbelalaklah mata sang psikiater, bagaimana mungkin seorang tukang cukur mampu mengatasi permasalahan kejiawaan tersebut. Bagaimana caranya?

“Caranya gampang, tukang cukur saya hanya menyuruh saya untuk memotong ke empat kaki ranjang saya. jadi aman semuanya dan saya bisa tidur dengan tenang”

Psikiater pun hanya mampu bengong saja melihat sang pria melenggang di hadapannya.

Nah dari cerita di atas, kira-kira apa yang bisa kita ambil? Yep, tentu saja ‘Think out of the box”!!! Terkadang kita terlalu dipusingkan dengan hal-hal yang bersifat minor namun karena kita tidak paham untuk berpikir dengan beda, maka kita pun terjebak di dalamnya. Saya sering sekali mendengar hal ini terjadi dan sayangnya hal ini ditemukan pada mereka yang sebenarnya sudah mendapatkan kajian mengenai ini, namun sayang tak ada aplikasinya.

Benar memang jika orang sudah terkait sebuah masalah, yang ia liat adalah semut di seberang lautan, tapi gajah di depan mata tak terlihat sama sekali. Bikin gregetan deh!!!

Coba bayangkan apa yang harus kita lakukan saat kita ingin pergi ke suatu acara anugrah penghargaan dan kita adalah pemenang dari penghargaan tersebut namun kita tak punya kendaraan untuk berangkat ke sana??? Apakah kita akan memilih untuk tidak pergi atau kita akan mencari cara lain untuk dapat berangkat ke sana? 

Think………Think…………Think!!!

About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s