Start Loving

Standar

Pernah ga kamu tiba2 pengen ilang aja dari rutinitasmu?

Pernah ga kamu tiba2 bosan dg suasana yang itu2 aja?

Pernah ga kamu tiba2 ga menghubungi orang2 yang biasanya ada disekitarmu?

Kalo pernah, berarti kamu punya tingkat sensitif yang bagus! Why? Karena terkadang qt trllu nyaman di zona aman yang terus terang bkin otak kita tu beku alias ga berkembang. Sekali2 kita harus break the rule dan bertindak out of the box.

Kalau saya, beberapa hal yang dulunya udah jd rutinitas dan ga bs dijauhi,tiba2 saya memutuskan utk menjauhi. Gampang? Oh ga tentunya! Sakit banget, rasanya kek sakau. Orang2nya, suasananya, bahasannya, gaya hidupnya, semuanya hilang dan semuanya sangat dirindukan. Tapi saya ga mau kalah dg kerinduan itu, krna saya ingin ‘beda’. Banyak hal yg mmg mesti dikorbanin, tapi jika ini bisa membuat kita jauh lebih baik, rasanya patut saya coba.

Kawan2 lama yang biasanya ada di saat suka duka, perlahan hilang. Bukan tiba2 hilang, tapi saya yg memilih untuk menghilang. Semua selalu ada alasan yaitu karena sudah tidak ada alasan. Memang keliatannya ‘tega’, tapi dunia ini berputar terus dan nda peduli dg apa yang saya rasakan.

Kembali lagi ke kamus idiologi “stop caring, start loving”. Apa mungkin tiba2 ilang, tiba2 bosan, tiba2 lost kontak itu termasuk krna kita mulai mencintai diri kita sndiri? Hmmm…tapi tampaknya itu bukan tiba2 sih, karena dari pengalaman saya, apa yg qt lakukan ini adalah akumulasi dari sebelumnya dan akhirnya saya decide utk stop dari dunia persilatan.

Pergi dari semua yg biasa qt lakukan tu ga mudah loh move on nya, bohong aja kalo kita tiba2 ceria! Tapi namanya juga pilihan, kalo kita ga sanggup, ya disanggupin. Dan pergi dari satu hal yg udah jd kebiasaan itu, wajib hukumnya diganti dg hal yg baru dan positif ya, biar qt ga nyesel dan malah nyakitin diri sendiri.

Bosan. Kecewa. Sedih. Marah. Itu wajar aja dan wajar kita cari cara untuk mengatasinya.

Tapi kita pun harus selalu siap utk mnghadapi setiap kemungkinan, agar ga kaget ketika bertahun2 kita lupakan, ternyata kita harus berhadapan lagi. Itu namanya pilihan. Kuat atau lemah.

Adinda fiya
Hi my past, u r my teacher for my future!

About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s