Me Time

Standar

Yap. Ini adalah judul yang cocok untuk aktifitas yang saat ini saya lakukan. Saat ini saya bisa dibilang free man eh woman, hahaha. Saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan saya yang terus terang it’s so wow! Saya yakin saat posisi itu kosong banyak orang yang berharap berada di posisi tersebut, namun rasanya tingginya sebuah posisi selalu ada pengorbanan. Salah satunya saya kehilangan my Me Time. Pekerjaan yang mengharuskan saya berada selama 11 jam di kantor, setiap bulannya harus berangkat ke luar kota untuk melakukan meeting, dan setiap hari minggu saya habiskan untuk membayar utang tidur saya. Just it. Itulah yang terjadi selama kurang lebih 4 tahun.

Keluar dari pekerjaan adalah keputusan yang luar biasa bagi saya. Bukanlah suatu kebanggaan untuk saya, tapi ini lebih sebuah misi pribadi saya. Saya ingin memiliki waktu yang lebih bersama keluarga. Saya ingin menikmati hari dengan aktifitas yang saya cintai. Hobi saya membaca dan menulis. Bagi saya itu adalah hal yang paling menggembirakan saat melakukannya namun kedua hal tersebut sangat membutuhkan suasana yang mendukung tentunya. Selama ini saya tidak bisa lepas dari gadget, berkumpul dengan keluarga atau teman, saya tetap sibuk dengan gadget saya. Menulis dan membaca merupakan alat terapi saya agar saya bisa kembali down to earth dan menghargai orang2 di sekitar saya. Tidak naif Saya tetap menggunakan gadget, namun saya harap saya mampu menggunakannya dengan bijak.

Begitu keluar dari zona kerja, saya langsung trip ke kota Bontang, bersama ibu dan kakak perempuan saya, sebenarnya kota ini tidak jauh dari kota Samarinda, tempat tinggal saya, kami hanya naik bus dan sampai dalam hitungan 2 jam saja. Bagi orang yang memang biasa bolak balik Samarinda – Bontang, pasti saya dikira wong edan, tapi memang itu kenyataannya, saya benar2 ingin menghabiskan waktu saya dengan menikmati pemandangan yang belum pernah saya lihat. Salah satunya Patung Singapore KW 1 yang dari dulu saya ingin lihat dan berfoto disana. Ndeso sih tapi namanya niat suci, harus dilaksanakan. Selain berfoto ria, yang saya nikmati adalah berkumpul dengan keluarga. Ah inilah yang saya butuhkan…

Malam harinya langsung kami teruskan ke Bontang Kuala. Mobil terparkir jauh dan kami harus berjalan kaki melalui perkampungan di atas air. Istirahat sejenak dan sholat magrib di mesjid di atas air pula. Lalu lanjut demi menemui tempat kongkow anak2 muda di sini. Di ujung perjalanan, saya bisa lihat banyak warung2 yang disebut sebagai cafe karna memang disusun rapi dengan beratapkan langsung langit berbintang. Haseekkk!!! Kami lebih memilih duduk selonjor di pinggir tepi laut ketimbang duduk di cafe2 itu. Keponakan yang lincah merengek dibelikan jajanan dan kami pun menyantap seadanya karena memang sudah kenyang dan hanya ingin merasakan angin sepoi2 saja. Akhirnya kami pulang dengan hati senang dan seperti biasa, karena itu malam minggu berarti saya pun harus bergadang demi English Premiere League. Setelah selesai, saya tertidur pulas.

Keesokan harinya kami pun berjalan2 ke taman PT. Badak, saya menikmati hijau dan bersihnya taman, tidak salah kota ini mendapat penghargaan sebagai kota terbersih. Berfoto2 ria bersama keluarga.

Bagi saya perjalanan yang baru saya lalui adalah hal yang luar biasa. Saya masih belum tahu kota Sangatta dan kota2 yang ada di sekitar Samarinda. Miris memang padahal saya lahir di Samarinda. Saya malah sudah pernah ke Jogja, Makassar, Bali, Lampung, Surabaya, dan Jakarta. Namun semua dengan waktu yang terbatas dan tidak semua bertemakan liburan.

Me Time adalah pengobat hati untuk saya.
Saya yakin banyak orang yang punya cara yang berbeda untuk menikmati Me Time-nya.

This is just the beginning. Thanks God for this chance. I love You. Adinda Fiya.

image

About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s