Ternyata

Standar

Tentang siapa yang paling egois, tetaplah kau pemenangnya,
Kau pergi setelah merebut hati yang terpana oleh rasa,
Kuberlinang air mata tanpa kau tau betapa beratnya,
Kubilang aku terluka,
Berharap kita tidak pernah bersama,
Jika tau ini akhirnya,

Kata demi kata pedas kuucapkan,
Kutancapkan di hatiku seolah kau sudah salah menilai rasa,

Tahun berlalu….
Ketika aku mulai reda,
Ternyata diluar sana, kau pun sedang menuliskan puisi yang sama sedihnya,
Dan kau pun merasa bahwa aku lah paling egois dan akulah pemenangnya

About fiyati

Saya adalah seorang anak perempuan yang lahir di Samarinda dan menempuh kehidupan sebagaimana biasanya, namun yang membuat saya berbeda ialah motto hidup saya yang takkan bisa dirubah oleh keadaan apapun jua. "Impossible is Nothing"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s